Friday, 24 February 2017

Gejala Campak Yang Patut Diwaspadai

Penyakit Campak merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang sangat menular, penyakit ini ditandai dengan munculnya demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput konjungtiva di mata) serta ruam pada kulit. Penyakit ini muncul karena infeksi dari virus campak jenis Paramixovirus.

Penularan infeksi biasanya terjadi saat menghirup udara yang terkontaminasi percikan ludah penderita campak. Penderita dapat menularkan infeksi ini dengan mudah dalam rentang waktu 2-4 hari sebelum timbul ruam kulit dan juga 4 hari setelah ruam kulit muncul.

Sebelum vaksinasi campak disebarluaskan, wabah penyakit campak terjadi tiap 2-3 tahun, terutama menyerang anak-anak usia pra-sekolah hingga anak-anak SD. bila seseorang sudah pernah terserang campak, maka kemungkinan besar seumur hidupnya dia akan menjadi kebal terhadap penyakit ini.

 Gejala-Campak-Yang-Patut-Diwaspadai

Kekebalan terhadap penyakit campak diperoleh setelah melakukan vaksinasi, Orang-orang yang rentan terhadap campak adalah:

– bayi yang berumur lebih dari 1 tahun

– bayi yang belum mendapatkan imunisasi

– remaja dan dewasa muda yang belum melakukan imunisasi kedua.

Gejala campak akan muncul mulai dari waktu 7 sampai 14 hari setelah infeksi terjadi pada penderita, gejala itu antara itu antara lain berupa:

– Terjadi peningkatan suhu badan

– Penderita merasakan nyeri di tenggorokan

– Hidung akan mengeluarkan ingus secara tiba-tiba

– Penderita akan terserang batuk

– Bercak-bercak koplik bermunculan

– nyeri otot dan persendian

mata merah ( conjuctivitis )

2-4 hari selanjutnya muncul bintik-bintik putih kecil di mulut bagian dalam (bintik Koplik). Ruam-ruam (warna kemerahan di kulit) yang menimbulkan rasa agak gatal muncul 3-5 hari setelah munculnya gejala diatas. Ruam ini biasanya berbentuk makula (ruam berwarna kemerahan yang mendatar) dan ada juga yang berbentuk papula (ruam kemerahan yang bersifat menonjol). Pada awalnya ruam nampak di wajah, yaitu di pipi depan, bawah telinga serta di leher bagian samping. Dalam rentang waktu 1-2 hari, ruam dengan cepat menyebar ke batang tubuh, lengan hingga kaki, namun biasanya ruam di wajah juga mulai memudar.

Pada masa klimaks penyakit campak, penderita akan merasakan sangat sakit, ruamnya semakin meluas serta suhu tubuh terus naik bahkan bisa mencapai 40° Celsius. 3-5 hari selanjutnya baru suhu tubuhnya turun, penderita akan mulai merasa baikan dan ruam yang masih ada segera menghilang.

gejala campak

gejala campak

gejala campak

Kesehatan:

bercak merah pada kulit anak tanpa demam. bintik merah pada anak tanpa demam. bintik merah di kulit tidak gatal tidak demam. bintik merah di badan tanpa demam. bintik merah pada kulit anak tanpa demam. bintik merah seluruh tubuh tanpa demam. bintik merah pada bayi tanpa demam. campak tanpa demam. demam dan kedinginan serta suhu badan panas apa jg sebab2 awal dari kehamilan. bintik merah di telapak tangan dan kaki setelah demam. ruam tanpa demam. bintik merah pada ibu hamil tanpa demam. bintik merah pada balita tanpa demam. badan anak bintik merah tanpa demam. kerumut dimata. gatal disekujur tubuh dan linu di persendian tangan dan kaki. badan anak memggumpal merah merah tapi tidak gatal. penyakit kulit gatal berair lemas otot panas. muncul ruam diwajah dan pegal dipersendian. bercak merah pada kulit bayi tanpa demam. bercak merah pada anak tanpa demam. bintik merah di telapak tangan dan kaki ibu hamil setelah imunisasi. anak batuk badannya merah merah. bercak merah di telapak kaki balita. bercak merah di kaki. badan anak dingin dan bercak merah setelah demam. www cara mengobati bercak merah ditelapak tangan dan kaki anak usia 3 tahun.

Related Posts to "Gejala Campak Yang Patut Diwaspadai"

Response on "Gejala Campak Yang Patut Diwaspadai"