Tuesday, 25 April 2017

Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL)

Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL)-Visia.info Menghitung hari perkiraan lahir (HPL) bayi bisa membantu ibu hamil dalam mempersiapkan proses persalinan dan juga dalam menjaga kehamilan. Dan dalam kesempatan kali ini visia.info akan berbagi informasi untuk Anda mengenai cara menghitung hari perkiraan lahir (HPL). Bagi ibu hamil sangat penting sekali menjaga dan juga mengamati kesehatan kehamilan dan tumbuh kembang janin guna membantu pemeriksaan lanjutan dan tindakan dokter. Dan untuk bisa mengetahui perkembangan jani harus kita ketahui usia janin yang ada dalam kandungan.
Bagi wanita yang memiliki siklus menstruasi yang normal bisa menghitung usia janin dengan menghitung Hari Pertama Hari Terakhir Haid (HPHT) dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan. Sedangkan bagi wanita yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur menghitung usia janin dengan rumus HPHT yang dibedakan.

Cara-Menghitung-Hari-Perkiraan-Lahir-(HPL)
Namun banyak diantara kita yang lupa kapan harti pertama hari terakhir haid (HPHT). Nah bagi Anda yang lupa hari pertama hari terakhir haid Anda untuk mengetahui hari perkiraan lahir bayi Anda bisa menggunakan USG, menggunakan kalender dan gerakan janin, menggunakan detak jantung janin, tinggi puncak rahim dan dua jari tangan. Dari beberapa cara menghitung hari perkiraan lahir bayi tersebut tentu memiliki kekurang dan kelebihan masing-masing.
Berikut ini cara menghitung hari perkiraan lahir (HPL) yang perlu Anda ketahui. Baca Juga : Obat Herbal Penyubur Kandungan
1. Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL) dengan Hari Pertama Hari Terakhir Haid (HPHT)
Para dokter dan bidan menggunakan hari pertama hari terakhir haid untuk mengetahui usia kehamilan yaitu dengan rata-rata kehamilan 40 minggu atau 280 hari dari HPHT normal. Dan rumus yang digunakan untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) adalah Rumus HPL (Hari Perkiraan Lahir) = (Tanggal+7), ( Bulan-3), (Tahun +1). Misalnya hari pertama hari terakhir haid Anda pada tanggal 22 November 2015, maka hari perkiraan lahir bayi Anda adalah: 22 +7 =29. November (11)-3= 8. 2015+1= 2016. Jadi hari perkiraan lahir bayi Anda adalah 29 Agustus 2016.
Rumus ini berlaku untu wanita yang memiliki siklus menstruasi normal antara 28-30 hari. Rumus ini memiliki keakuratan sebesar 5% maka untuk membantu dalam memperkirakan hari lahir bayi bagi wanita dengan daur haid pendek atau panjang dilakukan penambahan atau pengurangab 7 hari dalam menghitung menggunakan rumus ini.Baca Juga : Kenali Perkembangan Janin Anda Sejak Dini
2. Cara Menghitung Perkiraan Hari Lahir (HPL) dengan Melihat Tanda-Tanda Menjelang Persalinan
Tanda-tanda menjelang persalinan bisa Anda ketahui setelah usia kehamilan memasuki trimester ke tiga. Dan untuk mengetahui kontraksi yang asli menjelang masa persalinan kontraksi akan disertai dengan rasa mulas dan juga disertai dengan keluarnya cairan atau lencir dan bercampur darah yang keluar, jarak kontraksi juga semakin berdekatan dan bahkan disertai dengan pecah ketuban.
Itulah cara menghitung hari perkiraan lahir (HPL) yang visia infokan dalam kesempatan ini. Semoga informasi mengenai cara menghitung perkiraan hari lahir bayi ini bisa bermanfaat dan membantu Anda dalam mempersiapkan persalinan.Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL)

Kesehatan:

hpht 29 januari 2016 maka hpl?. hpht tanggal 29 november TTP nya ?. hpl february jadi perkiraan lahir. penyebab kaki dingin saat hamil. perkiraan kelahiran jika HPTH 29 januari.

Related Posts to "Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL)"

Response on "Cara Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL)"