Thursday, 08 December 2016

Mewaspadai Gejala-Gejala Kanker Rahim

Kanker rahim adalah tumor kejam yang ada pada endometrium (lapisan yang terdalam pada rahim, tempat menempelnya ovum yang sudah dibuahi).

Kanker jenis ini dapat mempengaruhi kemampuan reproduksi seorang wanita. Karena itu, tidak kagum apabila kanker ini merupakan salah satu jenis kanker yang paling diwaspadai oleh kaum wanita.

Artikel ini akan menjelaskan kepada anda cara menghindari kanker rahim.

Mewaspadai-Gejala-Gejala-Kanker-Rahim

Mengenali Resiko dan Gejala-Gejala Kanker Rahim

            Seperti jenis kanker yang lainya , penyebab kanker rahim sampai sekarang belum pasti untuk dapat diketahui . Tetapi, ada beberapa  resiko yang memungkinkan seorang wanita terkena penyakit seperti itu, antara lain:

  • Wanita di atas usia 50 tahun.
  • berhubungan kelamin saat di bawah umur 20 tahun.
  • Penderita Endometrial hyperplasia.
    Endometrial hyperplasia merupakan suatu peningkatan dalam jumlah sel-sel lapisan rahim/uterus. Tetapi, kadang-kadang hal itu dapat berkembang menjadi kanker. Detik-detik menstruasi yang berat, perdarahan diantara detik-detik dan setelah menopause adalah gejala-gejala umum dari hyperplasia.
  • Terapi sulih hormon/HRT (Hormone replacement therapy).
    Terapi seperti ini digunakan untuk mengatasi gejala-gejala  menopause,untuk mengatasi adanya osteoporosis/pengeroposan tulang, dan untuk mencegah adanya resiko penyakit jantung dan stroke. Wanita  yang memakai hormon estrogen tanpa memakai progesteron mempunyai peningkatan resiko penyakit kanker kandungan, terutama bagi yang memakainya dengan dosis tinggi dalam jangka panjang.
  • Kelebihan berat badan.
    Sebagian hormon estrogen yang ada didalam tubuh dibuat dalam beberapa jaringan lemak sehingga wanita yang cukup gemuk memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Semakin tingginya kadar estrogen adalah penyebab tingginya resiko kanker rahim pada wanita obesitas.
  • Pemakaian tamoksifen.
    Tamoksifen biasanya digunakan untuk mencegah atau mengatasi kanker payudara. Wanita yang memakai obat seperti ini, akan dapat mengakibatkan resiko yang lebih besar untuk terserang kanker rahim. Tamoksifen mempunyai efek antiestrogen terhadap sel kanker payudara tetapi efeknya estrogenik pada rahim sehingga pemakaian obat seperti ini, menjadi salah satu  resiko bagi seorang wanita yang terserang kanker rahim.
  • Kanker rahim sangat sering dimiliki oleh wanita berkulit putih.
  • Menopause setelah usia 50 tahun.
  • Tidak memiliki anak atau tidak bisa hamil (mandul).

Adanya polip pada endometrium.

gejala kanker rahim

gejala kanker rahim

gejala kanker rahim

Kesehatan:

ciriciri miom.

Related Posts to "Mewaspadai Gejala-Gejala Kanker Rahim"

Response on "Mewaspadai Gejala-Gejala Kanker Rahim"